Risalahpost.com
Risalahpost.com Jendela Suara Umat

Gelombang Hangat El Niño 'Sulap' Perairan California: Spesies Tropis Langka Menyerbu, Hutan Kelp Terancam

Fenomena El Niño kuat memicu migrasi biota laut tropis ke California, dari hiu paus, ular laut berbisa, hingga penyu lekang yang bersarang pertama kalinya. Meski hasil tangkapan pemancing melonjak, suhu air yang hangat mengancam kelestarian hutan kelp dan merusak keseimbangan ekosistem pesisir setempat.

A
Alfakir99
18 Oktober 2026, 06:43 WITA
Bagikan:
Seekor pelikan Australia yang megah berenang dengan anggun di perairan tenang.
Seekor pelikan Australia yang megah berenang dengan anggun di perairan tenang. Foto: Pexels (Foto oleh Paweł)

DANA POINT — Fenomena iklim El Niño yang berlangsung luar biasa kuat memicu anomali ekologis signifikan di sepanjang pesisir California. Arus laut hangat yang bergerak jauh ke utara membawa serta beragam biota laut tropis eksotis yang jarang atau bahkan belum pernah terlihat di perairan negara bagian tersebut, mengubah perairan Pasifik timur menjadi arena migrasi spesies selatan.

Bulan lalu, seekor ikan longfin bigeye tercatat untuk pertama kalinya dalam sejarah perikanan California setelah seorang pemancing berhasil menangkapnya di Dermaga Venice Pier, Los Angeles. Di saat yang sama, penyu laut tercatat bersarang di pantai California untuk pertama kalinya di pesisir barat Amerika Serikat. Badan Pengawas Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (NOAA) mengonfirmasi temuan dua sarang penyu lekang (olive ridley) di pesisir Orange County—masing-masing di Seal Beach pada 16 September dan Huntington Beach tiga hari kemudian.

Kejutan tak berhenti di situ. Seekor ular laut perut kuning (Hydrophis platurus) yang berbisa mematikan ditemukan terdampar di pantai Orange County sebelum akhirnya dievakuasi kembali ke laut oleh pengunjung pantai. Menurut William Ludt, kurator madya iktiologi di Natural History Museum of Los Angeles County, penampakan spesies ular laut ini baru tercatat sekitar enam atau tujuh kali di California, dengan laporan terakhir muncul pada periode El Niño 2015–2016.

Selain reptil dan ikan kecil, predator raksasa juga meramaikan perairan pesisir. Hiu paus—spesies ikan terbesar di dunia—dan hiu martil terpantau melintas dekat bibir pantai, sering terekam jelas oleh teknologi drone masyarakat. Chris Lowe, direktur Laboratorium Hiu di California State University, Long Beach, mencatat bahwa kawasan pembibitan hiu putih bahkan kembali aktif di Teluk Santa Monica sejak terakhir kali terlihat pada 2011.

Bagi industri wisata mancing, anomali ini menjadi ladang rezeki yang melimpah. Donna Kalez, salah satu pemilik Dana Wharf Sportfishing & Whale Watching, mengungkapkan bahwa nelayan dan pemancing telah mendaratkan lebih dari 5.000 ekor tuna sirip kuning tahun ini, melonjak tajam dibandingkan tahun lalu yang hanya mencatatkan dua ekor. Tangkapan lain mencakup wahoo serta ikan mahi-mahi (dorado) yang dikenal sangat akrobatik melompat ke udara saat memburu mangsa di dekat rumpun rumput laut.

Kendati disambut meriah oleh kalangan pemancing, para ilmuwan lingkungan membunyikan alarm peringatan. Kehadiran air laut bersuhu tinggi ini terjadi tepat setelah wilayah tersebut dilanda gelombang panas laut (marine heat wave), badai pasifik yang memicu abrasi pantai, serta penetapan status darurat bencana oleh otoritas California.

Kekhawatiran terbesar para ahli tertuju pada keberlangsungan hutan kelp (kelp beds). Tumbuhan laut raksasa ini membutuhkan air dingin berdensitas nutrisi tinggi untuk bertahan hidup. Pemanasan perairan secara berkepanjangan berpotensi merusak habitat kelp yang menjadi tumpuan ratusan spesies lokal endemik yang tidak memiliki kemampuan bermigrasi seperti ikan atau hiu besar.

Para pakar memprediksi kondisi perairan akan kembali normal begitu siklus alami El Niño mereda tahun depan, namun para biolog menegaskan bahwa gelombang kedatangan biota asing ini belum mencapai puncaknya dan dinamika ekosistem laut masih akan terus bergeser selama musim dingin berlangsung.

Bagikan Artikel Ini

Sampaikan informasi bermanfaat ini kepada orang terdekat Anda.