Risalahpost.com
Risalahpost.com Jendela Suara Umat

Aksi Nyata Menjaga Langit Biru: Zaskia Adya Mecca Terjang Pekatnya Asap Padamkan Karhutla di Palangka Raya

Aktris Zaskia Adya Mecca turun langsung menjadi relawan pemadaman kebakaran hutan dan lahan gambut di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Memasuki hari keempat di lapangan, ia berbaur bersama tim relawan menerjang asap pekat dan memegang selang air demi memadamkan api sekaligus berikhtiar memulihkan langit biru Indonesia.

F
Faruq
23 Oktober 2026, 19:13 WITA
Bagikan:
Zaskia Adya Mecca
Zaskia Adya Mecca Foto: entertainment.kompas.com

PALANGKA RAYA — Kepedulian terhadap krisis lingkungan bukan sekadar disuarakan lewat ruang digital, melainkan dibuktikan langsung melalui kerja keras di lapangan. Aktris Zaskia Adya Mecca memutuskan terjun langsung membantu operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Langkah ini mencuri perhatian publik setelah ia membagikan rekam jejak kegiatannya di garis depan pemadaman melalui unggahan di media sosial Threads. Dalam dokumentasi visual tersebut, Zaskia terlihat membaur bersama regu petugas dan para relawan kemanusiaan di tengah kepungan vegetasi yang hangus terbakar serta kabut asap pekat yang menyelimuti area lahan gambut.

Memasuki hari keempat keterlibatannya di lokasi bencana, Zaskia mengungkapkan bahwa dinamika penanganan kebakaran di lahan gambut memberinya banyak pelajaran teknis yang berharga. Karakteristik lahan gambut yang menyimpan bara di bawah permukaan tanah membutuhkan pendekatan serta ketahanan fisik khusus yang jauh berbeda dari kebakaran konvensional. Melalui proses adaptasi yang intensif, ia mengaku mulai memahami prosedur dan teknik penanganan semprotan air yang efektif agar kobaran api tidak kembali menyala dari dalam lapisan tanah.

Di tengah paparan cuaca panas dan asap tebal, Zaskia melengkapi diri dengan perlengkapan keamanan esensial, mulai dari kacamata pelindung khusus, masker berstandar respirator, hingga sepatu bot lapangan. Dalam rekaman video yang beredar, ia tampak memegang langsung selang bertekanan tinggi untuk mengarahkan air ke titik-titik bara api. Sesekali ia tampak menyeka peluh di wajahnya, merefleksikan beratnya medan pertempuran para personel pemadam di lapangan terbuka.

Keterlibatannya bukan semata demi keberadaan fisik di lokasi, melainkan didorong niat tulus untuk meringankan beban para relawan dan petugas regu pemadam yang telah berminggu-minggu berhadapan langsung dengan bahaya kesehatan akibat paparan asap. Zaskia menegaskan harapannya agar kehadiran tambahan relawan dapat mempercepat proses pembasahan lahan serta mengurai kelelahan tim gabungan.

Melalui unggahannya, Zaskia menyebut aktivitas pemadaman ini sebagai ritme pengabdian harian dari sosok-sosok tangguh yang ia juluki "pejuang langit biru". Istilah ini merujuk pada dedikasi tanpa henti aparat Manggala Agni, petugas tanggap darurat, dan relawan swadaya yang gigih memulihkan kualitas udara bersih bagi masyarakat sekitar yang terdampak paparan polusi udara berkepanjangan.

Fenomena karhutla di wilayah Kalimantan Tengah sendiri diketahui menghadirkan tantangan logistik dan geografis yang sangat berat. Aksesibilitas menuju titik api sering kali terhalang oleh medan gambut yang rapuh dan minim pasokan air terbuka. Kondisi ekstrem tersebut tidak menyurutkan komitmen para sukarelawan untuk terus merangsek masuk ke kantong-kantong asap.

Aksi nyata yang diperlihatkan Zaskia Adya Mecca menjadi pesan kuat tentang urgensi solidaritas bersama dalam merespons bencana lingkungan hidup di tanah air. Dengan turun langsung ke titik terpanas, aksi kemanusiaan ini diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat luas mengenai dampak nyata karhutla serta pentingnya perlindungan ekosistem hutan secara berkelanjutan.

Bagikan Artikel Ini

Sampaikan informasi bermanfaat ini kepada orang terdekat Anda.